Mendorong Kolaborasi & Mengakselerasi Industri: IPOS Vol.10 Siap Menjadi Titik Temu Strategis 2026
Industri event dan MICE di Indonesia terus menunjukkan ketangguhannya. Di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif, kolaborasi bukan lagi pilihan—melainkan kebutuhan. Inilah semangat yang diusung dalam Indonesia Professional Organizer Summit (IPOS) Vol.10, sebuah forum prestisius yang mempertemukan para pelaku industri untuk tumbuh bersama.
Mengangkat nilai Independent, Resilience, Progressive, IPOS tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang strategis untuk membangun koneksi, bertukar insight, dan membuka peluang bisnis baru. Lebih dari sekadar event, IPOS adalah katalis yang mempercepat transformasi industri event Indonesia.
Tahun ini, IPOS mencatat pencapaian yang semakin solid:
- Lebih dari 333+ business leads telah tercipta
- Terdistribusi ke 32 provinsi di Indonesia
- Didukung oleh partisipasi aktif dari 55+ buyers potensial
Angka ini bukan sekadar statistik—ini adalah bukti nyata bahwa IPOS menjadi platform yang relevan dan berdampak bagi pertumbuhan bisnis para pelaku industri.
Diselenggarakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada 28–30 April 2026, IPOS Vol.10 hadir sebagai momentum penting untuk memperluas jaringan dan memperkuat posisi di pasar nasional.
Bagi Anda yang ingin berada di garis depan industri event, IPOS adalah tempatnya.
Karena di sinilah koneksi berubah menjadi kolaborasi, dan peluang berkembang menjadi pertumbuhan nyata.
CATEGORY
Admin User
Author at IPOS-X 2026. Sharing insights about the event industry and business opportunities.
Related Articles
Access is Leverage: Ketika Koneksi Menjadi Keunggulan Kompetitif
Di era ketidakpastian global, kecepatan mengakses peluang menjadi pembeda utama. Bukan lagi tentang siapa yang paling besar, tetapi siapa yang paling cepat membaca arah dan membuka pintu lebih dulu.Inilah esensi dari Indonesia Professional Organizer Summit (IPOS) Vol.10.Dengan mengusung semangat Independent, Resilience, Progressive, IPOS memposisikan dirinya bukan hanya sebagai forum industri, tetapi sebagai akses strategis—tempat di mana peluang, relasi, dan keputusan bisnis bertemu dalam satu ruang.Data menunjukkan realitas yang tidak bisa diabaikan:50% peluang bisnis berada dalam tahap hampir pasti (in progress >80%)29.35% sudah terkonfirmasi menjadi deal nyataHanya sebagian kecil yang belum terkonversiArtinya? Ekosistem yang terbentuk di IPOS bukan sekadar networking—tetapi network yang menghasilkan.Dari sisi sektor, aktivitas bisnis tersebar luas: mulai dari meetings, incentives, exhibitions, hingga activations dan social events—menunjukkan bahwa industri ini tidak hanya hidup, tetapi berkembang secara dinamis di berbagai lini.Diselenggarakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada 28–30 April 2026, IPOS Vol.10 menjadi momentum penting bagi para pelaku industri untuk mengamankan posisi, memperluas akses, dan mempercepat pertumbuhan.Karena pada akhirnya, akses bukan sekadar peluang—akses adalah leverage.
Hotel atau venue merasa aman ?
Beberapa hotel atau venue merasa aman karena:• Brand internasional• Lokasi premium• Ballroom terbesar di kotaNamun di era sekarang, visibility pasif tidak cukup. EO & PCO bekerja dalam ekosistem.Mereka bergerak dalam circle yang sama.Mereka berdiskusi, bertukar pengalaman, dan merekomendasikan vendor.Jika tim Anda tidak aktif hadir di ruang-ruang strategis, shortlist itu akan diisi oleh mereka yang lebih proaktif. Dalam industri yang makin efisien dan selektif saat ini, kehadiran atau eksis adalah strategi.Pertanyaan terbuka untuk para Owner, GM & DOSM:Apakah brand equity saja cukup untuk mempertahankan dominasi Event & MICE di 2026? Atau kita perlu pendekatan yang lebih agresif dan relational?
Industri MICE global sudah menembus USD 1.12 Trillion (Fortune Business Insights)
Industri MICE global sudah menembus USD 1.12 Trillion (Fortune Business Insights). 6Wresearch juga memproyeksikan bahwa industri MICE Indonesia akan terus tumbuh sepanjang periode 2025–2031, dengan ukuran pasar maupun layanan event diperkirakan meningkat. Tahun 2026, Indonesia diperkirakan juga akan bertumbuh. Setelah era efisiensi tahun lalu.Namun pertumbuhan pasar ≠ pertumbuhan revenue hotel. Mengapa?Karena:• Kompetitor bertambah• Buyer makin selektif• Relationship jadi penentuPertanyaannya untuk GM & DOSM:Apakah strategi MICE 2026 anda berbasis data, atau masih berbasis asumsi?